Kb tasikmalaya " Bhayangkara news id " Pemerintahan Desa  Sukapancar Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya gelar pelatihan di bidang ke tahanan pangan atau pemberdayaan masyarakat dalam pelatihan budidaya sayuran metode Hidroponik.

Kegiatan ini, merupakan salah satu program ketahanan pangan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun anggaran 2022.bertempatan di GOR Desa Sukapancar di hadiri oleh para kelompok tani yang ada di Desa Sukapancar,Danramil, Bhabinkamtibmas polsek suka resik serta yang lain nya. 
Kades Sukapancar Arip Taufik Rahman, S. Kom menyampaikan , alasan memilih pelatihan pemberdayaan budidaya sayuran metode hidroponik, karena dinilai lebih ekonomis juga menguntungkan daripada sayuran yang ditanam secara komposional.

Masih Arip,selain itu,  mungkin sekarang memang  kita menyasar untuk petani milenial yang mana kedepannya untuk bertani itu lebih praktis dan tidak memerlukan lahan yang luas,” kata kades, (7/6/2022).

Lanjut Arif"  untuk kedepanya insya alloh langkah awal Desa Sukapancar akan dijadikan sebagai projek pertanian yang menguntungkan. 
Dan bukan tanah di sini saja, tapi mungkin akan buka tanah yang lebih lebih luas kalau di masyarakat, banyak yang berminat. Pasti kami juga akan pasilitasi, jelas kades


“Ini diharapkan menjadi bahan ataupun tempat untuk praktek belajar bersama, mau kalangan bagaimanapun bisa nanti kalau sudah jadi lahannya, bisa belajar bersama. 
“Mudah mudahan program ini dijadikan tolak ukur bagi kami,” .Dan bermanfaat di warga masyarakat Desa Sukapancar ,terang kades. 



Di tempat yang sama , Jejen Jenal Mustofa menjelaskan, pelatihan yang disampaikan saat ini mengenai cara bercocok tanam mengunakan metode hidroponik.

“Kita menjelaskan bagaimana bercocok tanam itu mengunakan hidroponik,” ungkap Jejen.

Ia menjelaskan, untuk kelebihan cocok tanam hidroponik lebih karena lebih  ringan dan setabil serta hegienis, dibandingkan pertanian komposional.

“Jadi, kita tidak kotor kotoran dan cocok buat anak muda atau kaum milenial. Kami harap dan berpesan untuk para peserta agar lebih semangat, lebih teliti dan lebih cermat lagi untuk menggunakan metode hidroponiknya,” pungkasnya.

(Hb048) 
Kaperwil jabar