Ciamis " Bhayangkara news id "- Polres Ciamis Polda Jabar secara masif terus melakukan monitoring hewan ternak antisipasi wabah Penyakit Mulut dan Kuku di wilayah Kabupaten Ciamis. Monitoring ini dilaksanakan oleh seluruh satuan fungsi dan Polsek jajaran Polres Ciamis Polda Jabar.

Salah satunya seperti yang dilakukan oleh jajaran Polsek Cijeungjing di UPTD Balai Ternak Sapi Potong Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (11/7/2022).

Monitoring ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Cijeungjing AKP Alan Dahlan, SH., M.H., bersama sejumlah anggota Polsek Cijeungjing. Selain itu pihaknya juga bersinergi dengan dinas instansi terkait.

Kapolres Ciamis AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro, SH., S.I.K., M.T., melalui Kapolsek Cijeungjing AKP Alan Dahlan, SH., M.H., mengatakan, monitoring ini sekaligus mapping kondisi hewan ternak dalam rangka antisipasi bahaya penyebaran wabah PMK khususnya di wilayah hukum Polsek Cijeungjing. Kegiatan ini sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pemerintah dalam upaya penanganan wabah PMK.
"Saat melakukan pemantauan, total ada 528 ekor sapi yang diberikan suntik vaksin upaya pencegahan wabah PMK. Sementara hasil pantauan semua hewan ternak sapi yang ada di UPTD Balai Ternak Sapi Potong Cijeungjing dalam keadaan sehat," katanya.

Kapolsek Cijeungjing menambahkan, peran anggota Bhabinkamtibmas dimaksimalkan dalam upaya mapping dan monitoring antisipasi bahaya wabah PMK.

"Dalam penanganan wabah PMK, peran anggota Bhabinkamtibmas dimaksimalkan untuk melakukan pendataana  hewan ternak di seluruh wilayah hukum Polres Ciamis dalam rangka upaya pencegahan. Tidak hanya itu, pihaknya juga bersinergi dengan dinas terkait untuk mengedukasi peternak dalam penanganan hewan ternak ketika ada indikasi gejala wabah PMK," katanya.

Hb/dede
HMS