Delisha memang awalnya tidak diperhitungkan dalam ajang Kejuaraan Terbuka Tingkat Nasional Sepatu Roda Bintang Medan Open 2022 “Piala Walikota Medan”. Meskipun menjadi atlet debutan dari klub kesayangannya Bintang Medan Roller Skate, Delisha mampu menunjukan prestasi yang luar biasa, patut berbangga karena pemainnya terpilih sebagai Most Valuable Player atau MVP KU-A Standart Putri. (30-31 Juli 2022)



Gelar MVP itu diraih setelah bersaing ketat dengan atlet dari klub sepatu roda Provinsi Sumatera Utara, Aceh, Sumatera Barat, Riau dan Jambi. Siswa kelas II SDS Model Al Azhar Medan ini memang layak dihadiahi gelar pemain terbaik di kejuaraan terbuka tingkat nasional ini untuk kategori Standart KU-A. Dengan Raihan satu emas di nomor 500m serta dua perak di nomor 300m dan 1000m.


Perjuangan Delisha hingga bisa meraih MVP ini melalui jalan berliku. Dia sempat tidak percaya diri karena melihat lawan yang sudah berpengalaman di even nasional. Namun dengan semangat pantang menyerah hingga akhirnya mampu menyelesaikan perlombaan dengan baik.


"Gak nyangka sebenarnya, soalnya aku sempat ga pe-de melihat lawan-lawan dari daerah lain yang sudah pengalaman di tingkat nasional" ujar Delisha setelah menyelesaikan perlombaan.


Menurut siswa kelahiran Medan 23 Februari 2015, gelar MPV ini merupakan buah dari kerja keras pelatih dan perhatian klub Bintang Medan Roller Skate. "Saya bersama teman-teman di klub mendapat latihan tiga kali seminggu. baik fisik, maupun on-skate, pokoknya semuanya. Perhatian pengurus klub yang baik terbayarkan setelah saya dapat MVP meskipun kami masih harus lebih keras berlatih," ucapnya.


Disisi lain, kedua orang tua Delisha, Hardiansyah merasa bangga dan terharu atas capaian yang telah ditorehkan oleh Delisha. 



“Saya merasa bangga dan terharu menjadi bagian dari keluarga besar klub Bintang Medan Roller Skate yang telah memberi kepercayaan kepada anak kami dalam pertandingan, saya ucapkan terima kasih atas bimbingan yang telah diberikan kepada anak kami” ujarnya.


Ketua Umum Bintang Medan, Taufik Budi Lubis juga merasa bangga atas capaian Delisha, ke depan atlet yang lain bisa mengikuti jejak Delisha.


“ini menjadi cambuk bagi kita semua untuk menjadikan anak-anak klub Bintang Medan jangan terlena dan harus mampu berprestasi lebih baik lagi, bukan saja di tingkat provinsi tetapi juga tingkat nasional, semoga ke depan atlet yang lain bisa mengikuti jejak Delisha” ujar Budi. 

Disisi lain, Diva sebagai pelatih klub Bintang Medan merasa bangga atas capaian anak didiknya. “Saya merasa bangga atas capaian anak didik saya, kerja keras yang selama ini dilakukan tidak sia-sia. Namun jangan cepat berbangga, masih banyak lawan yang harus diatasi ke depan” Diva menjelaskan.

Hal senada juga diucapkan Rozaq, pelatih klub Bintang Medan. “Tidak ada latihan yang sia-sia, semua keringat yang mengalir sudah terbalaskan dengan naik ke podium, apalagi menjadi pemain terbaik pada kelas Standart KU-A”. begitu Rozaq menyampaikan dalam mendampingi Delisha di sela-sela latihan. AG007