Raden Gatot Koco sedang adu mulut dengan Raden Boma Narokosuro. masalah tapal batas yg di perebutkan.

Medan [bhayangkaranews.id], Dimeriahkan  oleh Wayang Orang dari sanggar tari SINAR BUDOYO Kabupaten Serdang Bedagai pimpinan mas Guntoro.

Video ini  adalah bagian akhir cerita.

Sepenggal cerita; Walaupun Raden Gatot kaca, yang berpeluang menang dalam perselisihan menghadapi Raden Bomo Naroko Suro lawannya ditambah lagi dengan kehadiran sang ayah ( Bima, yg Werkudoro ).... tetapi...justru sang ayah , mencegah  Gatot kaca, untuk menyerang lawan nya.......

Dan berakhir dengan perdamaian untuk memahami duduk batas kekuasaan (tanah) sehingga kebersamaan dapat tercipta.  (Suatu hikmah,... walaupun sang anak kuat,...dan ayah nya juga gagah susah dicari imbang nya tetapi ... 

sungguh bijaksana sang ayah melerai perselisihan itu / perkelahian... karena sifat nya masih perselisihan dengan keluarga. 


Tetapi...

Pada saat nya perang... demi kedaulatan negeri dan harga diri... 

Ayah dan anak ini... ya bertempur juga.

Hikma cerita, semoga ilustrasi itu dpt di jadikan tauladan / contoh bagi institusi maupun masyarakat luas. 

Cerita nya: TITIS TUNGGORONO.

Nama dalang : Ki Dalang UNTUNG dari Tebing Tinggi.

 (red)