Kota Langsa [bhayangkaranews.id], Rumah sakit tentulah mempunyai S.O.P (standar Oprasional prosedur-red) salah satunya mengenai tentang aturan hamdal namun yang uniknya izin hamdal salah satu rumah sakit di kota langsa (UMMI-red) kurang terlaksana dan ini telah kami tanyakan langsung oleh awak media jurnal bhayangkara kepada kepala dinas lingkungan hidup kota langsa (Ridewanullah.Stpdn.Map) melalui whatsaap selulernya 0811xxxxxxx. "Asalamualaikum pak kami dari 


jurnal bhayangkara mau menanyakan sesuatu hal mengenai izin hamdal tentang rumah sakit UMMI, yang kami dengar info dilapangan ada yang kurang mengenai  izin hamdal tersebut. Kemudian kepala dinas lingkungan hidup menjawab melalui 


whatsaapnya kejurna bhayangkara "Kami baru menerima dokumen Lingkungan dari Konsultan Rumah sakit Ummi, dan sekarang kebetulan Sarjana tehnik sedang dinas ke Banda Aceh. Untuk tindaklanjut survey, 


dan seterusnya saya belum dapat mengupdate nya, munking bisa komunikasi sementara dengan Kasie Pengelolahan Limbah saya pak Ferry. Lanjut kembali Kemudian kami menghubungi saudara ferry 08529700xxxx selaku kasie program tersebut.


Asalamualaikum pak' izin bertanya, gimana mengenai izin limbah rumah sakit ummi sudah memenuhi jurlak dan jurnis dan dimana pembuangan


 air limbahnya apkah sudah memenuhi S.O.P. namun kasie tersebut (ferry -red) tidak mau menjawab melalui whatsaap  tetapi dia malah nelpon awak media namun awak media larang karena awak media posisinya lagi Tengah duduk sama klain  namun setelah itu awak media mengarahkan kepada saudara ferry untuk  sms saja ke whatsaap awak media. 



Namun  setelah awak media mengatakan seperti itu kepada saudara ferry  malah saudara ferry tidak menjawab pesan awak media  entah karena takut dirinya bersalah atau pun ada hal yang lainnya yang


 ditutupinya namun tentulah hal itu tidak bisa dibenarkan karena saudara ferry termasuk pejabat publik dinas lingkungan hidup kota langsa dan tidak menghargai undang undang jurnalis No 40 th 1999 pasal 18.(nurmansyah)