KOTA LANGSA [bhayangkaranews.id] 9/9.2022 


Bangunan Atap seng pasar ikan sudah mulai rapuh dan bocor namun pihak kepala dinas koperindakop tutup mata melihat atap seng yang sudah bocor di biarkan begitu saja oleh kepala dinas tersebut,


Pasalnya kepala dinas koperindakop sudah tau malah seperti mehilangkan tanggung jawab sebagai kepala dinas, 


Sementara pengutipan uang retribusi/PAD Pasar ikan Kota langsa setiap hari rutin pengutipan Rp,5000 rupiah satu lapak ikan namun atap seng masik bocor dan tidak di  perbaiki


diduga kepala dinas purak purak Tidak tau bahwasanya seng Pasar ikan lagi membutukan pengngerehapan ataupun Renovasi Oleh pihak dinas


Dan kita harus taui, sementara pedagang ikan setiap hari membayar uang Retribusi/PAD Rp,5000 rupiah kepada pihak dinas koperindakop,


Kata pedagan ikan kepada awakmedia BayangKara Dan wajar aja lah apabila masarakat pedagang ikan memintak perhatian kepala dinas untuk merehap ataupun direnovasi, Atap Seng pasar ikan yang sudah Bocor karna setiap hari kami membayar retribusi/PAD ke dinas koperindakop Kota langsa"ujar pedagang ikan


Disisilain atap seng pasar ikan Bocor Air hujan mengenai

kabel Listrik dan Mengngeluar kan pecikkan Api Dari kabel Listrik dan lampu pasar ikan bisa padam seketika. 


Awakmedia bhayangkara sempat comfirmasi dengan  kepala Dinas di pasar ikan tanggal 20/03/2022,

untuk memintak untuk merehap 


Seng pasar ikan yang sudah bacor dan rapuh dan tak layak pakai lagi namun kata Kepala dinas belum ada Angaran"ujarnya


Dan DPRD Kota Langsa Belum ketuk Palu untuk mengguluarkan dana rehap Pasar ikan, tapi kata kepala Dinas Apabila paket jemput dana dari Pusat bisa 


namun pasar ikan harus dibuat dinding seperti Pasar ikan dan sayur yang baru"ujar kepala Dinas lagi kepada awakmedia.(nurmansyah)