*
Bandung.[ bhayangkara news id ] 
Telah dilaksanakan kegiatan Dialog lintas Bandung disalah satu radio ternama di Bandung, dengan pemandu acara, Winda Anindita bersama narasumber Kasubbid Pengolahan Informasi dan Dokumentasi Humas Polda Jawa Barat AKBP Maria Horet Hera, SH,  Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Jabar AKBP Luki Megawati SP.,M.M. dan Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat DR. Haru Suandharu, S. Si, M.Si.serta Kapolsek Subang Polres Subang Kompol Yayah Rokayah, Kamis (1/9/2022).

AKBP Maria Horet Hera selaku narasumber yang mewakili Polwan Polda Jabar dalam rangka memperingati HUT Polwan ke 74 memberikan materi tentang “PERAN POLISI WANITA ERA KEKINIAN"
Hari ini 1 September 2022 jajaran Kepolisian memperingati Hari jadi Polwan, dimana sejarah Polwan pertama kali bermula Polwan di Indonesia lahir pada 1 September 1948, berawal dari Kota Bukittinggi, Sumatra Barat, tatkala Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) menghadapi Agresi Militer Belanda II, di saat terjadinya pengungsian besar-besaran meliputi pria, wanita, dan anak-anak meninggalkan rumah mereka untuk menjauhi titik-titik peperangan. Untuk mencegah terjadinya penyusupan, para pengungsi harus diperiksa oleh Polisi, namun para pengungsi wanita tidak mau diperiksa apalagi digeledah secara fisik oleh polisi pria.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemerintah Indonesia menunjuk SPN (Sekolah Polisi Negara) Bukittinggi untuk membuka "Pendidikan Inspektur Polisi" bagi kaum wanita. Setelah melalui seleksi terpilihlah 6 (enam) orang gadis remaja yang kesemuanya berdarah Minangkabau dan juga berasal dari Ranah Minang, yaitu Mariana Saanin Mufti,
Nelly Pauna Situmorang, Rosmalina Pramono,   Dahniar Sukotjo, Djasmainar Husein serta Rosnalia Taher.
Keenam gadis remaja tersebut secara resmi tanggal 1 September 1948 mulai mengikuti Pendidikan Inspektur Polisi di SPN Bukittinggi. Sejak saat itu dinyatakan lahirlah Polisi Wanita yang akrab dipanggil Polwan. Keenam Polwan angkatan pertama tersebut juga tercatat sebagai wanita ABRI pertama di tanah air yang kini kesemuanya sudah pensiun dengan rata-rata berpangkat Kolonel Polisi (Kombes).

Sementara ditempat terpisah Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si menyampaikan bahwa tugas Polwan di Indonesia terus berkembang tidak hanya menyangkut masalah kejahatan wanita, anak-anak dan remaja, narkotika dan masalah administrasi bahkan berkembang jauh hampir menyamai berbagai tugas polisi prianya. Bahkan di penghujung tahun 1998, sudah lima orang Polwan dipromosikan menduduki jabatan komando (sebagai Kapolsek). Hingga tahun 1998 sudah 4 orang Polwan dinaikkan pangkatnya menjadi Perwira Tinggi berbintang satu.
03/09/2022

Hb048