Ketua KPU Nias Selatan 

Teluk Dalam, [Bhayangkara news.id] Sejak diumumkan pada 14 Agustus, ada 24 Partai Politik (Parpol) yang telah terdaftar di KPU RI dan dinyatakan lengkap administrasi. Dari 24 itu 22 Parpol yang telah terdaftar di sistem informasi partai politik (Sipol) KPU Kabupaten Nias Selatan.


Hal itu disampaikan Ketua KPU Nias Selatan, Repa Duha, saat diitemui di kantor KPU Nias Selatan di jalan Pelita Pasir Putih no 10 Kelurahan Pasar Teluk Dalam yang didampingi oleh dua komisioner KPU lainnya yakni Meidanariang Hulu dan Yulianus Gulo.


"Secara Nasional kan pendaftaran itu dilakukan di KPU Pusat. Dan sejak 14 Agustus kemarin ada 24 Parpol yang resmi mendaftar, akan tetapi yang terdaftar di Sipol kita sebanyak 22 Parpol", kata Repa Duha.


Dilanjutkan, Meidanariang Hulu, yang merupakan Divisi Teknis Penyelenggara, mengatakan verifikasi yang dilakukan berdasarkan jumlah Parpol yang ada di Sipol tak lain adalah terkait keanggotaan, data ganda keanggotaan,


"Yang kita verifikasi itu terkait dokumen pendaftaran yang sudah diunggah di Sipol, jadi kita analisis satu persatu, KTA nya, KTP nya dan semua dokumen-dokumen sesuai persyaratan yang diminta KPU", tutur Meidanariang Hulu.


Dalam pelaksanaan verifikasi tersebut, lanjut Meidanariang Hulu, bahwa KPU Kabupaten hanya memberikan status orang keanggotaan partai Politik baik yang memenuhi syarat maupun yang belum memenuhi syarat.


Dimisalkannya, yaitu adanya keanggotaan ganda identik (lebih dari satu keanggotaan partai politik), berstatus PNS atau masih dibawah umur dan lain sebagainya sesuai dengan poin-poin persyaratan yang tercantum di Sipol.


Proses verifikasi sendiri akan berakhir pada 3 September 2022. Untuk tahap selanjutnya pada tanggal 4-5 September KPU akan melakukan klarifikasi kepada Partai Politik yang ganda eksternaleksternal.


"Contohnya ada seseorang yang tercatat di lebih dari satu Partai politik, maka kepada yang bersangkutan dan partai politik kita panggil dan menyampaikan bahwa atas nama ini memiliki dua partai, sehingga kepada yang bersangkutan memilih salah satu partai politik", ungkapnya.


Disampaikannya bahwa sejauh ini melalui link cek NIK, ada beberapa masyarakat yang terdaftar di partai politik dan hal itu telah dilaporkan baik secara langsung datang ke kantor KPU maupun melalui Sipol. (MG)