Tangerang - Banten, [bhayangkaranews.id] - Kurangnya pengawasan dari Pemda Kabupaten Tangerang diduga penyebab Proyek Rabat Beton di Desa Rancalabuh Tidak Sesuai Dengan Spek. Rabu, 07 September 2022



Proyek Rabat Beton di Kampung Rancalabuh, RT 02/01 Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, diduga tidak sesuai dengan Spek kegiatan Rabat Beton. yang menggunakan angaran Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2022, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, (Selasa 06/09/2022).


Proyek Rabat Beton, yang saat ini sudah di realisasi. namun, proyek Rabat Beton, yang berlokasi di Kampung Rancalabuh di Soal sejumlah Aktivis dari berbagai Media, lantaran diduga tidak sesuai dengan Spek,


Kasi Satpol-PP Kecamatan Kemiri  mengatakan ,” Kehadiran pengawas dalam pengerjaan proyek Rabat Beton, yang sedang berlangsung merupakan hal yang sangat penting , Sekdes Rancalabuh begitu ditanyai pun tidak tahu menahu, maka proyek ini layak disebut proyek bodong yang tak bertuan,"Tuturnya.


"Jika tidak ada tim pengawas, mau seperti apa nantinya pembangunan Rabat Beton tersebut, dalam peran dan tanggung jawab pengawas sangatlah penting dalam setiap proses pembangunan itu ,” Ucapnya


Seharusnya pembangunan yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) yang di kerjakan oleh CV ASOKA JAYA ABADI degan nilai. 101.124.500 serta panjang Volume 136M, yang harus di awasi biar jangan jadi timbul pertanyaan kenapa dengan pekerjaan ini ,” tutupnya


Sampai saat berita ini di terbitkan pihak pelaksana belum bisa di konfirmasi


Red-Amn.