Padang Lawas, [bhayangkara news.id] - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Padang Lawas, Arpan Nasution, S.Sos membuka acara Launching Aplikasi Sistem Informasi Manitoring dan Pelaporan Pengadaan Barang dan Jasa (SIMPEL PBJ) di Aula SKPD Terpadu Sigala-gala, Kecamatan Barumun, Jumat (02/09/2022).


Sekda Palas, Arpan Nasution, S.Sos dalam arahannya menyampaikan terimakasih kepada Kabag. BPJ, Ahmad Fauzi, S.Sos,.M.Si bersama dengan tim yang telah membuat aplikasi ini. Saya berharap, dengan adanya aplikasi SIMPEL BPJ tersebut dapat diterapkan dengan baik sehingga mempermudah pembuatan laporan, tutur Arpan.


Selanjutnya Arpan mengharapkan  kepada Fauzi bersama tim dituntut agar aplikasi ini benar - benar bisa dipergunakan di kantor Pemkab Palas, ujar Sekda Arpan.


"Semoga dengan adanya aplikasi SIMPEL PBJ ini sangat membantu dan memudahkan kita dalam membuat laporan," kata Arpan.


Sementar Asisten II, Drs. Marza Jennova, MM mengungkapkan hal senada, menyampaikan selamat atas launching Aplikasi SIMPEL BPJ, kiranya aplikasi ini benar - benar dapat digunakan serta dimamfaatkan sebaiknya dilingkungan Pemda Palas.


Juga Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas, Ahmad Fauzi, S.Sos,.M.Si mensosialisasikan Penggunaan Aplikasi SIMPEL BPJ ini, mengatakan bahwa SIMPEL BPJ atau Sistem Informasi Managemen Pengadaan Langsung adalah sistem pengadaan barang dan jasa yang dibangun untuk memfasilitasi proses pengadaan secara langsung menggunakan elektronik.


"Aplikasi SIMPEL BPJ ini bertujuan, diantaranya meliputi transparansi dan akuntabilitas pengadaan langsung, standarisasi proses maupun dokumen pengadaan langsung juga pembentukan database penyediaan, pengadaan barang langsung," tegasnya.


Manfaat SIMPEL BPJ lainnya, otomatisasi proses dan audit trail, e-filing dokumen pengadaan langsung, mendorong penyediaan, meningkatkan kualitas, efektivitas dan kualitas laporan, terang Fauzi.


Dalam penghitungan waktu pelaksanaan dengan SIMPEL BPJ dapat menghemat waktu 50% dibandingkan dengan cara konvensiona. 

Pada Permendikbud Nomor: 7 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Langsung di lingkungan Kemendikbud, terang Fauzi mengakhiri sambutannya.(Yudha M).