Serang - [bhayangkaranews.id] - Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Banten Dede Rojudin didampingi  Wadansat Brimob Polda Banten AKBP Hadi saepul Rahman serta Para PJU Satbrimob Polda Banten mengikuti giat zoom meeting tentang Tragedi Kanjuruhan di Ruang Vicon Satbrimob Polda Banten pada Minggu (09/10) . 


Giat ini dipimpin langsung oleh Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri Komjen. Pol. Drs. Anang Revandoko yanh menyampaikan terkait tragedi Kanjuruhan yang terjadi pasca laga BRI Liga 1 antara Arema FC vs Persebaya Surabaya, Polri akan mengevaluasi prosedur pengamanan sepakbola secara menyeluruh. 


"Komandan Korps (Dankor) Brimob Polri juga memerintahkan para jajaran Brimob daerah untuk open terhadap suporter yang ada di wilayahnya masing masing, berikan ruang bicara untuk merek memberikan masukan terhadap Polri khusunya Brimob," kata Dede.


Berdasarkan arahan Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo, telah diperintahkan untuk mempersiapkan SOP pengamanan sepakbola yang merujuk pada aturan FIFA dan PSSI.


Polri akan menyusun Peraturan Kapolri sebagai dasar dalam melakukan tugas pengamanan pertandingan liga sepakbola di Indonesia. (Bidhumas)