Labuhan Batu BHAYANGKARA NEWS

Kapolres Labuhanbatu gerak cepat dalam menangani kasus UU ITE atas dugaan Ujaran Kebencian dan Pencemaran nama baik Organisasi Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Labuhanbatu Utara di Media sosial FB yang dilakukan oleh Pemilik akun atas nama Syahrul Nasution warga Perkebunan Berangir.



Pada hari Jum'at (7/10/2022) pihak Polres melaksanakan Mediasi antara Pihak Pelapor yakni Al-Mahyaruddin Syahri, S.Pd (Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Labuhanbatu Utara) didampingi oleh kuasa Hukumnya Haidir Siregar, S.H. (Ketua Lembaga Bantuan Hukum Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Labuhanbatu Utara) dengan Pihak Terlapor Syahrul Nasution (Pemilik akun FB atas nama SYAHRUL NASUTION).

Pertemuan ini di fasilitasi oleh Kapolres Labuhanbatu di Ruang Mediasi Satreskrim Polres Labuhanbatu untuk mencari titik temu perdamaian agar hal-hal seperti ini tidak terulang kembali seperti apa yang pernah dilakukan oleh Terlapor.

Terlapor yakni Bpk. Syahrul Nasution (52 Tahun) mengakui kesalahannya yang telah melakukan dugaan Ujaran Kebencian dan pencemaran nama baik Organisasi (GP. ANSOR Labuhanbatu Utara) beberapa bulan yang lalu di beranda FB Laburaku yang pada saat itu memposting Kegiatan Diklatsar Banser Labuhanbatu Utara.

Bpk. Syahrul Nasution berjanji secara tertulis bermaterai dan mengucapkan kata-kata permohonan maaf secara audio/video visual kepada seluruh Kader Ansor/Banser seluruh Indonesia khususnya di Labuhanbatu Utara untuk tidak mengulangi kembali perbuatan salahnya tersebut dan apabila terjadi kembali kesalahan itu maka beliau siap untuk diteruskan proses penyelidikan secara hukum yang berlaku.

Sebelum proses hukum dilakukan sampai ke Polres Labuhanbatu, Pihak Pelapor melalui kuasa hukum sudah dua kali memberikan kesempatan kepada Terlapor (Bpk. Syahrul Nasution) dengan memberikan Surat Somasi, tetapi tidak digubris oleh Terlapor, maka kasus dilanjutkan sampai ke Polres.

Setelah berkas dilimpahkan ke Polres Labuhanbatu untuk penyidikan lebih lanjut, Polres Labuhanbatu langsung turun menjumpai Terlapor di kampungnya Perkebunan Berangir yang pada saat itu juga difasilitasi oleh Kepala Desa Perkebunan Berangir.

 Setelah mendapat keterangan dari Pihak Terlapor, maka kasus ini dilanjutkan hingga sampai tingkat Mediasi.

Kejadian ini hendaknya jangan sampai terulang kembali, apalagi pemanfaatan media juga harus pandai-pandailah seseorang menggunakannya sehingga jangan sampai perbuatan kita di Media Sosial terjebak dalam hukum yang bisa merugikan diri sendiri.

Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Provinsi Sumatera Utara H. Adlin Umar Yusri Tambunan, ST., M.SP. sangat mengapresiasi gerak cepat Kapolres Labuhanbatu Bpk. AKBP. Ahyar A Rangkuti, S.I.K. yang sigap dan cepat dalam penanganan kasus Dugaan Ujaran Kebencian dan Pencemaran Nama Baik Organisasi Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Labuhanbatu Utara, sehingga marwah Organisasi Gerakan Pemuda Ansor ini tetap terjaga. 

"Perlu diketahui bahwa perjuangan Gerakan Pemuda Ansor ini sangat besar dimulai berdirinya 24 April 1934 pada saat itu masih zaman penjajahan Belanda, pergerakan Pemudanya dalam memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia melawan penjajah dengan apresiasi sangat luar biasa dengan pengorbanan darah dan nyawa, sampai hari ini Gerakan Pemuda Ansor tetap eksis berjuang mengisi kemerdekaan NKRI sesuai dengan kemajuan zaman dan teknologi untuk kemaslahatan umat dengan mengedepankan Nilai-nilai toleransi, jiwa patriot untuk NKRI, Menjaga Ulama-ulama yang senantiasa berdakwah menjalankan akidah Ahlussunah Wal Jama'ah An-Nahdliyyah.

Gerakan Pemuda Ansor melebarkan dakwahnya kepada masyarakat pada ajaran-ajaran Islam yang Rahmatan Lil Alamin sesuai dengan perintah dari Rasulullah Muhammad SAW.

Islam yang merangkul bukan memukul, Islam yang Mengajak bukan Mengejek, Islam yang Ramah bukan suka Marah", Begitulah paparan dari Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Labuhanbatu Utara Sahabat AL-Mahyaruddin Syahri, S.Pd. agar kejadian ini menjadi contoh bagi kita semua agar saling menghargai dan saling menjaga jalinan Silaturahmi sesama umat muslim dan sesama manusia.