Padang Lawas, [bhayangkara news.id] - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas (Palas) melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) menggelar bimbingan teknis melalui sosialisasi dan pendampingan dalam pengelolaan Aplikasi Financial Management Information System (FMIS) yang berkomitmen dalam penata keuangan daerah yang akuntabel dan transparan.


Sosialisasi FMIS bertujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya pengelolaan manajemen keuangan berbasis aktual dan transparansi dengan nara sumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sumatera Utara, Riyadi bersama rekan. 


Adapun peserta sosialisasi FMIS berasal dari seluruh Bendahara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang dilaksanakan selama hari, Rabu-Kamis, 16-17 November 2022 di Aula Hotel Syamsiah, Jalan Surapati Lingkungan III, Banjar Raja Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.


Plt. Bupati Padang Lawas, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt., MM., M.Si diwakili Asisten III Administrasi Umum, Drs. H. Amir Soleh dan didampingi Plt. Kepala BPKAD, Fajaruddin, SE., MM mengatakan, manajemen keuangan berbasis aktual merupakan salah satu ciri dari praktik manajemen keuangan midren, bertujuan untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai segala pembiayaan.


"Hal inilah yang membuat Pemerintah Daerah (Pemkab) Padang Lawas (Palas) dituntut untuk mengelola pemerintahan baik dengan menyajikan strategis penataan menajemen keuangan, penggunaan anggarannya harus dilaksanakan secara sehat, efisien, efektif, transparan, akuntabel dan auditabel yang ditunjang dengan fungsi pengawasan baik," kata Amir Soleh saat membuka workshop teknis aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah Next Generation (SIMDA-NG) tahun 2022.


Ia berharap, seluruh OPD dapat memahami proses pengelolaan APBD yang terintegrasi sesuai dengan peraturan dan perundang - undangan yang berlaku. Dan apabila ada yang tidak tahu atau kurang paham silahkan bertanya.


Plt. Kepala BPKAD Kabupaten Padang Lawas, Fajaruddin, SE., MM menyampaikan Pemkab Padang Lawas telah menggunakan Aplikasi SIMDA Keuangan untuk pengelolaan keuangan daerah (penganggaran, penata usahaan dan  pelaporan) dengan output akhir berupa laporan keuangan.


"Proses Penatausahaan Keuangan Tahun 2022 telah berjalan dengan aplikasi SIMDA Keuangan, dan output nya antara lain telah di integrasikan dengan SIKD dalam pengiriman data untuk memenuhi kewajiban informasi keuangan daerah kepada Kementerian Keuangan Republik Indonesia," tuturnya.


Menurut Fajaruddin, tidak lanjut atas pelaksanaan sosialisasi dan pendampingan dalam aplikasi FMIS adalah komitmen dan kerja sama antara Pemerintah Daerah, BPKP dan Bank lainnya yang merupakan support system demi terselenggaranya penatausahaan keuangan daerah yang akuntabel dan transparan. (298-YM).