Minahasa Selatan - BHAYANGKARA NEWS, Sehubungan dengan sebuah kejadian pembongkaran salah satu rumah tua penduduk atas nama VD/vence dumais sebagai ahli waris atas objek tanah dari keluarga besar Dumais Wungow di salah satu desa sondaken pada tgl 9/10/2022 jam 10:40 menit pagi yang dilakukan oleh oknum FR/ferry ruata yang merupakan seorang Hukum Tua/Kepala Desa terpilih periode pada 2022 baru-baru ini. 




Perbuatan oknum Hukum Tua/Kepala Desa di desa sondaken ini terkesan sangat arogansi di saat mengadakan pembongkaran satu unit rumah tua,  namun pada saat bersamaan pada hari itu sudah ditegur langsung oleh Bpk VD selaku  ahli waris lokasi tanah yang mana rumah tersebut berdiri. 


Pada waktu itu tidak di indahkan akan teguran atau nasehat tersebut, dan terus oknum FR melakukan pembongkaran beserta beberapa oknum masyarakat yang diajak atau disuruh oleh oknum FR untuk tetap membongkar rumah tua tersebut, tanpa mengindahkan teguran dari Bpk VD yang pada saat itu sedang berada dilokasi. 


Dan ketika awak media mengkonfirmasi kepada oknum FR tentang objek tanah dan rumah tua tersebut, maka oknum FR hanya dapat memperkatakan secara lisan dan bukti tukar menukar kepada awak media bahwa FR mempunyai bukti surat tukar menukar dengan sdr Ramly Ladamara. 


Sementara objek tanah tersebut telah ada penetapan atau putusan dari Pengadilan Tinggi Manado pada tanggal 22 April 1996 yang Berkekuatan Hukum tetap. 

Serta peristiwa pembongkaran ini sudah dilaporkan oleh Bpk VD kepada pihak yang berwajib (APH)  Polresta Minahasa Selatan pada tanggal 10 November 2022.


"JR"