Foto Wagub, Bupati Minsel, bersama para atlit penerima bonus.

MINSEL [bhayangkaranews.id]  - Harapan dari para atlit kabupaten Minahasa Selatan yang ikut dalam pekan olahraga provinsi Sulawesi Utara Ke XI yang dilaksanakan di Kabupaten Bolaang Mongondow pada 14 hingga 21 November 2022 yang baru selesai untuk mendapatkan janji bonus dari pemkab Minsel, sudah terealisasi.


Wagub Sulawesi Utara Stefen Kandow dan Bupati Minsel Franky D.Wongkar,  menyerahkan bonus atlit berprestasi Minahasa Selatan di Porprov Sulut ke XI Bolaangmongondow.


Bonus tersebut, dijanjikan untuk mereka yang bisa membawa pulang medali baik perorangan, maupun beregu.


Dihadiri wakil gubernur Sulawesi Utara Steven Kandow, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH menyerahkan secara langsung janji bonus tersebut, yang bertempat di halaman rumah dinas bupati, dan dihadiri oleh para atlit, tokoh olahraga Minsel dan pengurus KONI Minsel juga para manager masing masing Cabor, Minggu (27/11-2022).


Saat membawakan sambutan, Wagub Kandouw mengaku salut dengan sepak terjang Ketua KONI Minsel Franky Donny Wongkar, SH. Karena Ketua KONI Minsel adalah orang olahragawan. 


Dengan nada kocak namun serius, Wagub mengatakan:

“Pak FDW ini pemain bola yang jago dulu di DPRD Provinsi Sulut. Saya dengan pak Benny Ramdhani Bersama dengan ketua KONI Minsel ini, mereka berdua di penyerang sayap yang suka kocok-kocok bola, saya di belakang kasar sekali, siapa lewat  pasti saya tendang,” kenang Wagub Sulut. Dia juga meminta agar KONI Minsel untuk melihat sepak terjang KONI Kota Tomohon. 


“Saya bincang-bincang dengan Ketua Koni Tomohon. Dia mengaku kalau dirinya tiba-tiba dapat ilham. Torang latih ini atlit karena di kinilow ada kolam renang. Pake pelatih dari Rindam. Pasti banyak Akmil-Akmil yang jago renang. Akhirnya para atlit dilatih dan Tomohon juara umum di renang. Padahal Tomohon tidak ada pantai, kita juga harus mampu mengidentifikasi seperti itu pak ketua KONI Minsel, agar banyak medali. Misalnya di Minsel banyak atletik, cabang-cabang olahraga perorangan seperti beladiri, karete, tinju, muangthay, kick boxing banyak nomor,” ucapnya.   


Sebenarnya lanjut Kandouw, penanganannya kalau komprehensif pasti lebih dari 14 Medali Emas untuk Minsel. Dan kota Tomohon, Bitung dan Manado jauh-jauh  hari telah mempersiapkan ini. Mereka sudah tahu harus ambil apa dan ambil ini-itu. Jadi saya minta kita tetap focus. Dunia belum kiamat. Silakan mainkan ini. Karna 2024, Porprov ke-XII akan dilaksanakan di kota Manado. Kenapa Manado jadi tuan rumah?. Karena, agustus PON di Medan dan Banda Aceh. Bulan Juni yang juara-juara atau peraih medali langsung di training center (TC) di dalam. Jadi ajang Porprov 2024 sekaligus menambah modal pengalaman dan mental menghadapi PON di Medan dan Banda Aceh. 


 “Untuk itu saya sangat berterima kasih untuk Minsel yang sudah berpartisipasi di Porprov. Yang dapat medali pertahankan dan kembangkan. Dan yang belum untuk tetap giat berlatih. Sama dengan bahasa orang Sangihe “Somahe Kai Kehage” arti pendeknya “Kerinduanku Tantanganmu”. Semboyan ini mengandung arti semakin besar tantangan yang kita hadapi, semakin gigih kita menghadapi tantangan sambil memohon kekuatan dari tuhan, pasti akan beroleh hasil yang gilang gemilang. Oleh karena itu orang Sangihe selalu suka tantangan. Kalau semboyan Minsel yaitu Cita Waya Esa,” tuturnya sambil memberi support bagi yang belum mendapat medali, berarti ini merupakan tantangan. Jangan kecil hati tapi ini suatu motivasi. 


Setiap atlit yang memboyong medali di Porprov Sulut ke-XI di Bolmong mendapat bonus yang berbeda. Untuk atlit beregu yang mendapat medali emas mendapat bonus Rp. 5 Juta. Sedangkan  perorangan mendapat Rp. 3 Juta. Begitu juga dengan peraih perak beregu mendapat bonus Rp. 3 Juta, perorangan mendapat Rp.2 Juta. Dan peraih perunggu  beregu mendapat bonus Rp. 2 Juta dan perorangan Rp. 1 Juta. Kemudian dari pribadi Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH juga memberikan hadiah natal bagi para atlit, official dan manger.


Saat awak media mengkonfirmasikan kepada Kadispora Minsel Fietber Raco,M.Pd.M.Si,  ia sangat mengapresiasi pemberian tunjangan ini, namun dengan catatan, jangan sampe, prestasi yang dimiliki oleh atlit Minsel, di bil oleh daerah lain;


"Saya salut kepada pemerintah daerah Minsel, yang sudah memberikan tunjangan kepada atlit berprestasi, namun, saya sebagai kepala dinas pemuda dan olahraga, juga pemerhati olahraga Minsel, mengharapkan kepada atlit yang sudah merasakan bonus dari pemkab Minsel, jangan sampe lari atau berkarya di daerah lain, ucap kadis Raco yang juga adalah ketua Cabor pencak silat Minsel ini dan mantan Kadisdikpora ini.


Robby.FDW Realisasikan Tunjangan Atlit Mendapat Respon Positif Dari Wagub SK Dan  Berbagai Pihak 



MINSEL [bhayangkaranews.id]  - Harapan dari para atlit kabupaten Minahasa Selatan yang ikut dalam pekan olahraga provinsi Sulawesi Utara Ke XI yang dilaksanakan di Kabupaten Bolaang Mongondow pada 14 hingga 21 November 2022 yang baru selesai untuk mendapatkan janji bonus dari pemkab Minsel, sudah terealisasi.


Bonus tersebut, dijanjikan untuk mereka yang bisa membawa pulang medali baik perorangan, maupun beregu.


Dihadiri wakil gubernur Sulawesi Utara Steven Kandow, Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar SH menyerahkan secara langsung janji bonus tersebut, yang bertempat di halaman rumah dinas bupati, dan dihadiri oleh para atlit, tokoh olahraga Minsel dan pengurus KONI Minsel juga para manager masing masing Cabor, Minggu (27/11-2022).


Saat membawakan sambutan, Wagub Kandouw mengaku salut dengan sepak terjang Ketua KONI Minsel Franky Donny Wongkar, SH. Karena Ketua KONI Minsel adalah orang olahragawan. 


Dengan nada kocak namun serius, Wagub mengatakan:

“Pak FDW ini pemain bola yang jago dulu di DPRD Provinsi Sulut. Saya dengan pak Benny Ramdhani Bersama dengan ketua KONI Minsel ini, mereka berdua di penyerang sayap yang suka kocok-kocok bola, saya di belakang kasar sekali, siapa lewat  pasti saya tendang,” kenang Wagub Sulut. Dia juga meminta agar KONI Minsel untuk melihat sepak terjang KONI Kota Tomohon. 


“Saya bincang-bincang dengan Ketua Koni Tomohon. Dia mengaku kalau dirinya tiba-tiba dapat ilham. Torang latih ini atlit karena di kinilow ada kolam renang. Pake pelatih dari Rindam. Pasti banyak Akmil-Akmil yang jago renang. Akhirnya para atlit dilatih dan Tomohon juara umum di renang. Padahal Tomohon tidak ada pantai, kita juga harus mampu mengidentifikasi seperti itu pak ketua KONI Minsel, agar banyak medali. Misalnya di Minsel banyak atletik, cabang-cabang olahraga perorangan seperti beladiri, karete, tinju, muangthay, kick boxing banyak nomor,” ucapnya.   


Sebenarnya lanjut Kandouw, penanganannya kalau komprehensif pasti lebih dari 14 Medali Emas untuk Minsel. Dan kota Tomohon, Bitung dan Manado jauh-jauh  hari telah mempersiapkan ini. Mereka sudah tahu harus ambil apa dan ambil ini-itu. Jadi saya minta kita tetap focus. Dunia belum kiamat. Silakan mainkan ini. Karna 2024, Porprov ke-XII akan dilaksanakan di kota Manado. Kenapa Manado jadi tuan rumah?. Karena, agustus PON di Medan dan Banda Aceh. Bulan Juni yang juara-juara atau peraih medali langsung di training center (TC) di dalam. Jadi ajang Porprov 2024 sekaligus menambah modal pengalaman dan mental menghadapi PON di Medan dan Banda Aceh. 


 “Untuk itu saya sangat berterima kasih untuk Minsel yang sudah berpartisipasi di Porprov. Yang dapat medali pertahankan dan kembangkan. Dan yang belum untuk tetap giat berlatih. Sama dengan bahasa orang Sangihe “Somahe Kai Kehage” arti pendeknya “Kerinduanku Tantanganmu”. Semboyan ini mengandung arti semakin besar tantangan yang kita hadapi, semakin gigih kita menghadapi tantangan sambil memohon kekuatan dari tuhan, pasti akan beroleh hasil yang gilang gemilang. Oleh karena itu orang Sangihe selalu suka tantangan. Kalau semboyan Minsel yaitu Cita Waya Esa,” tuturnya sambil memberi support bagi yang belum mendapat medali, berarti ini merupakan tantangan. Jangan kecil hati tapi ini suatu motivasi. 


Setiap atlit yang memboyong medali di Porprov Sulut ke-XI di Bolmong mendapat bonus yang berbeda. Untuk atlit beregu yang mendapat medali emas mendapat bonus Rp. 5 Juta. Sedangkan  perorangan mendapat Rp. 3 Juta. Begitu juga dengan peraih perak beregu mendapat bonus Rp. 3 Juta, perorangan mendapat Rp.2 Juta. Dan peraih perunggu  beregu mendapat bonus Rp. 2 Juta dan perorangan Rp. 1 Juta. Kemudian dari pribadi Bupati Minsel Franky Donny Wongkar, SH juga memberikan hadiah natal bagi para atlit, official dan manger.


Saat awak media mengkonfirmasikan kepada Kadispora Minsel Fietber Raco,M.Pd.M.Si,  ia sangat mengapresiasi pemberian tunjangan ini, namun dengan catatan, jangan sampe, prestasi yang dimiliki oleh atlit Minsel, di bil oleh daerah lain;


"Saya salut kepada pemerintah daerah Minsel, yang sudah memberikan tunjangan kepada atlit berprestasi, namun, saya sebagai kepala dinas pemuda dan olahraga, juga pemerhati olahraga Minsel, mengharapkan kepada atlit yang sudah merasakan bonus dari pemkab Minsel, jangan sampe lari atau berkarya di daerah lain, ucap kadis Raco yang juga adalah ketua Cabor pencak silat Minsel ini dan mantan Kadisdikpora ini.


Robby.