Kutacane, Bhayangkara news.id.                     Kepolisian Resort  Aceh Tenggara mengadakan inovasi kegiatan pertemuan dengan masyarakat bertajuk "Jumat Curhat" untuk mendengarkan keluh kesah masyarakat secara langsung pada Jumat (18/11/2022) di Cafe Raihan Desa Pulau Sepang Kecamatan Lawe Alas Kabupaten Aceh Tenggara.


Kapolres Aceh Tenggara AKBP Bramanti Agus Suyono, S.H, S.I.K, M.H mengatakan lewat inovasi tersebut pihaknya bisa betul-betul mengetahui kondisi masyarakat di lapangan. Kemudian, menurutnya hal itu bakal menjadi acuan untuk meningkatkan Pelayanan Kepolisian.


“Melalui kegiatan ini nantinya masyarakat bisa menyampaikan berbagai persoalan, keluhan, curhatan atau saran kritik dan masukan kepada Polri agar segera ditindaklanjuti guna mewujudkan transformasi menuju Polri yang presisi," ujarnya.


Tidak hanya secara tatap muka langsung, jelas Kapolres, "Masyarakat apabila ada keluhan atau masukan bisa menghubungi Call Canter Polri 110 yang telah disebarkan melalui akun resmi Polres Aceh Tenggara dan Polsek jajaran.


"Ada juga twitter, facebook, instagram, whatsApp dan nomor Handpone juga kita sudah sebarkan di media sosial guna untuk menerima berbagai keluhan, masukan, kritik, saran, yang diberikan masyarakat untuk Polres Aceh Tenggara,”


Inovasi "Jumat Curhat" ini bakal dilakukan secara rutin setiap hari Jumat ke depannya. pihaknya bakal menyediakan waktu selama satu hingga dua jam untuk mendengarkan keluhan masyarakat.


"Intinya, masyarakat bisa menyampaikan keluh kesah, curhatan atau saran masukan kepolisian, supaya kami bisa tindaklanjuti segera," kata AKBP Bramanti.


Sementara Ketua APDESI Aceh Tenggara, Muslim Sangat Mengapresiasi kegiatan pertemuan yang digelar oleh Polres Aceh Tenggara dengan rangkaian"Curhat Jum'at"


"Kita sangat mengapresiasi kegiatan inovasi Polres Aceh Tenggara bertajuk" Curhat Jum'at" yang diprakarsai oleh Langsung Kapolres Aceh Tenggara, dengan begitu permasalah desa baik itu menyangkut Kamtibmas dan hal lain bisa disampaikan langsung, karna selain dihadiri Kapolres, juga dihadiri tokoh Agama dan tokoh masyarakat serta tokoh adat", tuturnya.


"Untuk itu kita berharap kedepannya kegiatan ini terus berlanjut, dan kami dari Apdesi Aceh Tenggara berharap bagi rekan rekan kepala desa bisa terus hadir, mendengarkan dan menyampaikan permasalah-permasalah yang ada di desa mereka", ungkapnya.


Selain itu, kita harapkan Kedepannya setiap desa sudah mempunyai CCTV yang terkoneksi dengan pihak Kepolisian, karna salah satu gunanya dana desa itu untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakatnya itu sendiri,"Pungkasnya.(mti)