Padang Lawas, [bhayangkara news.id] - Plt. Bupati Padang Lawas, drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt,. MM., M.Si membuka kegiatan Launcing Aplikasi Simpati Aktif tentang Peraturan Pemerintah (PP) No. 94 Tahun 2021 berlangsung di Aula Hotel Syamsiah Sibuhuan, Jalan Surapati Banjar Raja Sibuhuan, Rabu (23/11/2022).



Dalam sambutannya Plt. Bupati AZP mengatakan, ketentuan pelaksanaan Peraturan Pemerintah (PP) No. 94Tahun 2021 tersebut diatur lebih lanjut dengan Peraturan Badan Kepegawaian Negara.


"Saya berharap kepada ASN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas agar meningkatkan kinerjanya sesuai tupoksi masing - masing, jadi untuk ASN tidak perlu lagi penjelasan bagaimana itu disiplin karena kita telah mendapatkan pelajaran tersebut mulai tingkat SD sampai kejenjang lebih tinggi," terang AZP.


Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Padang Lawas, Adi Putra Halomoan Hasibuan, S.Si., M.Si menyampaikan beberapa hal, diantaranya, yakni adanya hal baru dari PP 94 Tahun 2021 yaitu tentang evaluasi akumulasi tentang penetapan disiplin yang dapat dipatuhi ASN.


Sebagai contoh, jelas Adi Putra, jika ada PNS tidak masuk kerja tanpa keterangan selama 10 hari kerja berturut - turut tanpa alasan yang sah maka bulan berikutnya PNS tersebut tidak dibayarkan gajinya dan dapat diberhentikan.


Lanjut Adi Saputra, untuk melaksanakan ketentuan Pasal 44 dari PP Nomor 94 Tahun 2021 Tentang Disiplin PNS, BKN telah menetapkan Peraturan BKN Nomor 6 Tahun 2022 Tentang Peraturan Pelaksanaan PP 94 Tahun 2021. Peraturan BKN tersebut bertujuan memberikan pedoman bagi Instansi Pemerintah, Pejabat dan ASN yang berkepentingan dalam melaksanakan ketentuan PP No. 94 2021 tentang disiplin PNS.


Sebelumnya Kepala Regional VI BKN Medan, Dr. Janry H.U.P. Simanungkalit, S.SI., M.Si mengapresiasi Launcing Simpati Aktif dalam peningkatan kinerja ASN dilingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Padang Lawas yang dilaksanakan BKPSDM Palas.


"Aplikasi ini sangat bermanfaat untuk disiplin pegawai terkait tentang kehadiran kerja dan disiplin melalui absensi yang menjadi evaluasi akumulasi," ungkapnya.


Salah satu tujuan sosialisadi dari PP No. 94 Tahun 2021 adalah melakukan usaha preventif agar PNS di lingkungan Pemerintah kabupaten Padang Lawas terhindar dari pelanggaran disiplin.


Pelanggaran disiplin PNS adalah setiap ucapan, tulisan atau perbuatan PNS didalam maupun diluar jam kerja, tegas Adi.


Nara Sumber dalam sosialisasi ini Westering Siregar, SH sebagai Auditor Management BKN Regional VI Medan dan Kepala Regional VI BKN Medan, Dr. Janry HUP Simanungkalit, S.Si., M Si. 


Peserta yang mengikuti sosialisasi PP Nomor 94 Tahun 2021 sebanyak 160 peserta, terdiri dari unsur OPD, Puskesmas, Dinas Pendidikan,  dan UPT Pertanian. (289-YM).