Cilegon - [bhayangkaranews.id] - Satreskrim Polres Cilegon telah mendatangi lokasi TKP adanya laka kerja di Tambang batu milik saudara Suryadi yang Beralamatkan di Kampung Cibaga, Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang pada Selasa (01/11) sekitar pukul 18.30 Wib.

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Eko Tjahyo Untoro membenarkan kegiatan tersebut, "Bahwa pada Selasa (01/11) sekitar pukul 14.30 Wib telah terjadi laka kerja di tambang batu milik Suryadi yang Beralamat di Kampung Cibaga, Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang, adapun korban laka kerja tersebut adalah KN (35) warga Kampung Bueuk, Kelurahan Cisangu, Kecamatan cibadak, Kabupaten Lebak dan RM (52) warga
Lingkungan Sabrang, Kelurahan Lebak Gede, Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon," kata Eko.
Dalam hal ini Eko menjelaskan kronologis kejadian, "Adapun kronologis kejadiannya
Pada Selasa (01/11) sekira pukul 08.00 wib operator exavator atas nama KN dan RM (52) sedang melakukan penambangan batu belah di Tambang batu milik Suryadi yang beralamatkan di Kampung Cibaga, Desa Mangunreja, Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang dalam perjalanan penambangan tersebut  tepatnya sekira pukul 14.00 Wib tiba-tiba batu dari atas longsor dan menimpa kedua exavator tersebut sehingga operator KN dan RM tertimpa dan tertimbun batu sehingga meninggal dunia di tempat kejadian, selanjutnya korban kedua dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kota Cilegon dengan menggunakan mobil ambulans untuk dilakukan Identifikasi dan pemeriksaan luar," jelas Eko 

Terakhir Eko mengatakan peristiwa tersebut tim masih melakukan penyelidikan kejadian tersebut, "Atas kejadian tersebut kami masih melakukan penyelidikan apa penyebab terjadinya longsor tersebut sehingga menimbukan korban jiwa dan masih memeriksa saksi saksi yang ada ditempat kejadian perkara," turup Eko 

Ahmad Mujib
Kaperwil Banten 

(Bidhumas).