Tangerang, [bhayangkaranews.id] - Terindikasi Melanggar Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah dan  Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah kabupaten Tangerang, Pemerintah Daerah memiliki Kewenangan Melakukan Penanganan Sampah, Regional dan Membuat kebijakan Sebagai pelakasanaannya ; Semakin lama Semakin Menumpuk sampah, yang ada di Kp Ribut Desa Rancalabuh Kecamatan kemiri, 3/11/22


Diduga Sebagian Sampah Berasal Dari PLTU Banten 3 Lontar', Sering di Keluhkan Bau Yang Kurang Mengenakan di Lokasi Tersebut, Sangat Mengganggu Masarakat Yang Melintas, Saat di Mintai keterangan Anak Buah Pemilik Pembuangan Sampah (Limbah )Tersebut  Enggan Memberikan Keterangan; Tak  Berselang lama Pemilik lahan Pembuangan Sampah Tiba ke lokasi,


SANUDIN Pemilik Tempat Pembuangan Sampah, Membenarkan kepada LEMBAGA ALIANSI INDONESIA Bapak JAY Bahwa Sampah Tersebut Benar dari PLTU BANTEN 3 LONTAR, ada Sampah dari industri Sepatu, Daerah cikupa yang di Buang ke Lokasi Tersebut, Saat di Lokasi ada Salah Satu mobil Truck Yang sedang Menurunkan Sampah di Lokasi Pembuangan Sampah Tersebut,


Bapak JAY  Dari (LEMBAGA ALIANSI INDONESIA ) akan Menindak lanjuti Terkait Permasalahan Pembuangan Sampah ( ILEGAL ) di kp.Ribut Rt19/04 Tersebut,


Sementara itu salah satu warga memaparkan keluhannya kepada awak media, Usaha Warung saya terganggu dan tidak nyaman dengan adanya tumpukan sampah yang menimbulkan bau yang tak sedap, mengundang banyak lalat, pengairanpun tercemar kurang bagus dengan semestinya karena ada tumpukan sampah itu, setiap minggu saya harus beli pewangi pak, untuk menutupi aroma bau yang tak sedap,  paparnya.


Red. Ahmad Mujib 

Kaperwil Banten