Serang - [bhayangkaranews.id] - Polda Banten ikuti analisa dan evaluasi (Anev) Program Quick Wins
 Presisi oleh Mabes Polri yang dilaksanakan secara virtual di ruang Video Conference (Vicon) Polda Banten pada Selasa (08/11) sekitar pukul 10.00 Wib.

Hadir dalam kegiatan ini Wakapolda Banten Brigjen Pol Drs. Ery Nursatari didampingi Irwasda Polda Banten Kombes Pol Eko Kristianto, serta dihadiri oleh Pejabat Utama Polda Banten.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Drs. Gatot Eddy Pramono didampingi Kabaintelkam Polri Komjen Pol Drs. H. Ahmad Dofiri, Kadiv TIK Polri Irjen Pol Slamet Uliandi beserta PJU Mabes Polri.

Dalam sambutannya Wakapolri menjelasakan tujuan diadakan Anev Program Quick Wins Presisi tersebut, "Melalui Anev Program Quick Wins Presisi ini kita dapat mengevaluasi dan berupaya untuk memperbaiki terkait kepercayaan publik terhadap Polri yang saat ini berada diangka 54,4% kita targetkan naik minimal diangka 60%, dan ditahun 2023 kita akan lebih berupaya dalam meningkatkan kepercayaan publik karena ini adalah tugas kita semua untuk membangun institusi Polri," kata Wakapolri.

Wakapolri juga menghimbau kepada Polda Jajaran agar lebih serius dalam mengimplementasikan program Quick Wins Presisi ini, "Saya berharap kepada para Kapolda agar membaca dan memahami program Quick Wins Presisi ini, sehingga dapat segera mengimplementasikan program ini dengan tepat sasaran serta menghasilkan apa yang kita harapkan," tambah Wakapolri.

Kemudian Kadiv TIK Polri Irjen Pol Slamet Uliandi menerangkan terkait Program Quick Wins Presisi, "Dalam pelaksanaan Program Quick Wins Presisi ini waktu kita tidak banyak yaitu hanya 40 hari, sehingga pada tanggal 12 Desember kita akan melakukan survei yang kedua, dan diakhir Desember pencapaian akan kita umumkan pada akhir tahun," kata Slamet Uliadi.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Kabaintelkam Polri Komjen Pol Drs. H. Ahmad Dofiri mengungkapkan bahwa kegiatan Anev Program Quick Wins Presisi ini berkaitan dengan KTT G-20, "Perlu diketahui kepada rekan-rekan sekalian bahwa secara tidak langsung program Quick Wins Presisi ini berkaitan dengan KTT G-20, karena momen ini adalah bagian dari pertaruhan suatu negara terutama dibidang keamanan yang kita lakukan dan saya berharap selama momen KTT G-20 jangan sampai ada letupan sekecil apapun, oleh karena itu ini merupakan tanggung jawab kita semua," tutup Dofiri. 

Ahmad Mujib
Kaperwil Banten 

(Bidhumas)