Tipang-Baktiraja, Bhayangkaranews - Desa Tipang terletak di pinggiran danau Toba yang terletak di kabupaten di Humbang Hasundutan, kecamatan Baktiraja propinsi Sumatera Utara dan sekaligus merupakan asal muasal toga Simamora-Sihombing, yang sudah jadi 7 marga, Toga Simamora menjadi 3 marga yaitu, purba, Manalu,Debataraja(Simamora) dan juga Sihombing, diantaranya: Lumbantoruan, Nababan,Silaban, Hutasoit





Turut hadir dalam acara ini kepala desa Tipang, Juanda Sihombing, prof, Robert Sibarani ketua lembaga penelitian universitas Sumut, Kapolsek Dolok sanggul, T. Simamora, anggota DPRD  Poltak Purba, camat Baktiraja,yang diwakili Reinhard Malau, serta tokoh masyarakat dan juga anak2 paud dan ibu PKK. 


Minggu 18/12-2022 di desa Tipang  kecamatan baktiraja Baktiraja kabupaten Humbang propinsi Sumatera Utara, kades Tipang Juanda Sihombing bersama prof. Robert Sibarani mengadakan festival budaya yang sudah temurun sampai saat ini dan tidak pudar.


Salah satu keunikan budaya desa Tipang yaitu sihali Aek, yang di maksud sihali Aek, Sihali aek merupakan tradisi pembersihan tali air sebagai bagian pengelolaan sumber air untuk di- manfaatkan sebaik-baiknya bagi kehidupan masyarakat dalam mengairi areal sawah, dan kegiatan ini dilakukan ketika padi mulai bunting, dan tepatnya bulan Oktober-November.


Ada pun acara ini dilakukan menurut prof, Robert Sibarani, agar budaya ini tidak hilang, dan agar desa Tipang itu lebih dikenal, bahkan mendunia, dan Juga Juanda Sihombing mengutarakan dalam kata sambutannya mengajak masyarakat tetap menjaga kebersihan, karena menurutnya kesadaran masyarakat tentang kebersihan sudah agak berkurang, begitu juga dengan kaposek Dolok sanggul yang notabene berasal dari Tipang meminta kepada masyarakat, agar tetap kompak dan solid.Poltak purba juga mengatakan siap menyampaikan aspirasi masyarakat tipang. Begitu juga dengan Reinhard Malau sekretaris kecamatan Baktiraja, mengapresiasi, dan siap bekerja sama ,


Dalam acara in juga ada hiburan tarian tarian  dan juga fashion show yang dilakukan anak didik paud, serta drama singkat, bagaimana sebenarnya awal terjadinya tradisi si hali Aek tersebut, yang di perankan para tokoh adat,ibu2 dan juga para pemuda.