Tebing Tinggi -bhayangkaranews.id, Terkait temuan limbah B3 Milik PT Rumah Sakit Sri Pamela Medika Nusantara  diduga hampir mencapai kurang lebih 10 Ton yang ditemukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi  



Temuan limbah B3 tersebut dikarenakan  tidak adanya juga pengelolaan dan/atau melakukan dumping limbah atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 103 dan/atau Pasal 104 Jo. Pasal 116 Undang-Undang RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Hidup sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang RI Nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja.

Hal ini dijelaskan Fanhas Syahputra selaku Kepala Bidang P2PK DInas Lingkungan Hidup saat ditemui Awak Media pada Senin 19 Desember 2022 pukul 14:25 Wib diruang kerjanya menjelaskan pihaknya telah memberikan beberapa sanksi adminisratif berupa antaranya: 1). Teguran tertulis seperti yang tertera dalam PP. 22 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan lingkungan hidup. 

2).Paksaan Pemerintahan. 

3).Denda Administratif

4).Pembekuan Izin.

5)Pencabutan Izin. 

Begitu juga ditambahkannya untuk surat yang telah dilayangkan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup Kota Tebingtinggi itu berisi melakukan perbaikan atas temuan Dinas Lingkungan Hidup yang tebusan suratnya pada Poldasu, Walikota Tebingtinggi dan Ketua DPRD.pungkas Kabid P2PK Dinas Lingkungan Hidup  Kota Tebingtinggi. 

Dalam hal inipun saat dikonfirmasi via seluler oleh Tim Awak Media Kadis Kesehatan Kota Tebingtinggi sama sekali tidak mengetahui kasus temuan limbah B3 di Rumah Sakit Sri Pamela.

Demikian ditempat terpisah saat coba dikonfirmasi oleh Tim Awak Media ke Kantor Pusat PT. Rumah Sakit sri Pamela Medica Nusantara yang berhadapan langsung di depan Rumah Sakit tersebut, sampai saai ini tak pernah ada jawaban dan dikatakan oleh pihak scurity kalau persoalan temuan limbah B3 ini sudah diadakan Press Reliesnya pada para Wartawan di kantor pusat PT. rumah Sakit Sri Pamela Medica Nusantara,jelas scurity yang bertugas di kantor pusat rumah sakit tersebut. 

Adapun sampai berita ini diterbitkan tak satupun pihak media yang bertugas juga penegak hukum yang mengetahui maupun mengikuti acara Press Relies dimana terkait temuan Limbah B3 dilingkungan Rumah Sakit sri Pamela Kota Tebingtinggi dan diduga temuan Dinas Lingkungan Hidup ini "terbentengi"

serta dipastikan kasus temuan limbah B3 ini "punya awalan tetapi tak pernah ada akhiran penuntasan kasusnya",seperti dikelambui.     (Tim)