Suasana saat press Conference di ruangan Reskrim polres Minsel

MINSEL- Bhayangkaranews.id- Hari ini Selasa 24 Januari 2023, Polres Minahasa Selatan sudah melakukan press Conference terkait kasus persetubuhan anak oleh tiga orang pelaku beberapa hari yang lalu.


Namun baru dua tersangka pelaku yang berhasil di tangkap oleh polres Minsel, sementara satu tersangka pelaku, masih DPO atau Daftar Pencarian Orang.



Konferensi pers kasus persetubuhan dengan anak tersebut, dilaksanakan di di ruangan satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Minsel


Konferensi pers tersebut dihadiri oleh Wakapolres Minsel Kompol Eddy Saputra, SIK; Kasat Reskrim Iptu Lesly Deiby Lihawa, SH, MKn; Kasi Humas AKP Donal Ngalimin, SE; serta sejumlah insan pers biro Minsel.



Menurut informasi yang di dapat, tindak pidana persetubuhan dengan anak, terjadi di gubuk perkebunan sawah Desa Ranoiapo, Kec. Ranoyapo, Kab. Minsel, kejadiannya pada tanggal 4 Januari 2023,” ungkap Wakapolres membuka konferensi pers.


Menurut keterangan, korban, Mawar (nama disamarkan), 13 tahun, dicekoki miras jenis Cap Tikus, kemudian disetubuhi oleh para tersangka secara bergantian. 


Dengan kronologi kejadian, walnya, salah satu tersangka menghubungi korban mengajaknya jalan-jalan. Korban dicekoki miras Cap Tikus, dibawa ke gubuk perkebunan sawah kemudian disetubuhi secara bergantian oleh tiga tersangka, ucap Kasat Reskrim Iptu Lesly Lihawa.



Dilanjutkannya lagi oleh Kasat Reskrim,, bahwa tersangka dalam kasus persetubuhan ini sebanyak 3 (tiga) orang lelaki yaitu YT (18), MT (14) dan seorang lagi masih berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang).


Dan para tersangka terancam pidana dengan jeratan hukum pasal 81 ayat (3), ayat (2) UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.



“Untuk ancaman hukuman sebagaimana tertuang dalam pasal persangkaan dimaksud yaitu minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun,” tambah Kasat Reskrim Iptu Lesly Lihawa.


Dengan kejadian ini, sebelum menutup kegiatan Press Conference,  Wakapolres Kompol Eddy Saputra, SIK; mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan akan pergaulan anak-anak guna terhindar dari tindak pidana.



Robby